PENERAPAN GEOFENCE PADA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DAERAH RAWAN BEGAL KRIMINALITAS DI WILAYAH POLRES MEDAN BELAWAN
IMPLEMENTATION OF GEOFENCE IN A GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM FOR MAPPING CRIME-PRONE AREAS IN THE MEDAN BELAWAN POLICE JURISDICTION
DOI:
https://doi.org/10.52972/hoaq.vol16no2.p116-129Keywords:
geofence, SIG, kriminalitas, penjegah kejahatan, medan belawanAbstract
Meningkatnya kasus begal dan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Medan Belawan menimbulkan keresahan masyarakat serta menunjukkan perlunya sistem deteksi dini yang efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis geofence guna memetakan dan memantau wilayah rawan kejahatan secara real-time. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, observasi lapangan, serta wawancara dengan pihak kepolisian. Sistem dibangun dalam dua platform: aplikasi web untuk admin dan aplikasi Android bagi masyarakat. Data lokasi kejahatan dikonversi menjadi koordinat geografis, lalu dihitung jaraknya terhadap posisi pengguna menggunakan rumus Haversine. Salah satu hasil perhitungan menunjukkan jarak aktual 285 meter (manual) dan 290 meter (aplikasi) dari titik rawan Jl. Pelabuhan Raya, dengan selisih hanya 5 meter dan akurasi sistem mencapai 98,2%. Sistem akan memberikan notifikasi otomatis saat pengguna berada dalam radius 500 meter dari lokasi rawan. Hasil pengujian black-box menunjukkan seluruh fungsi berjalan dengan baik, termasuk login, CRUD data, integrasi peta, dan sistem peringatan berbasis lokasi. Temuan penelitian membuktikan bahwa integrasi teknologi geofence dalam SIG mampu meningkatkan deteksi dini, mempercepat respons aparat, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Kesimpulannya, sistem ini efektif dalam mendukung strategi pencegahan kriminalitas secara sistematis dan real-time. Implikasinya, pendekatan ini dapat direplikasi untuk pengawasan keamanan wilayah lain yang memiliki tingkat kriminalitas tinggi.
The rising cases of robbery and street crimes in the jurisdiction of Polres Medan Belawan have caused public concern and highlighted the need for an effective and adaptive early detection system. This study aims to develop a Geographic Information System (GIS) integrated with geofencing technology to map and monitor high-crime areas in real time. A qualitative descriptive approach was employed through literature review, field observation, and interviews with local police authorities. The system was developed on two platforms: a web-based application for administrators and an Android-based application for the public. Crime location data were converted into geographic coordinates, and the distance from users’ positions was calculated using the Haversine formula. One calculation result showed a manual distance of 285 meters and a system-generated distance of 290 meters from a high-crime area on Jl. Pelabuhan Raya, with only a 5-meter difference and an accuracy rate of 98.2%. The system automatically triggers alerts when users enter a 500-meter radius from dangerous zones. Black-box testing results confirmed that all system features—such as login, data CRUD operations, map integration, and location-based notifications—functioned properly. The findings demonstrate that integrating geofence technology into GIS significantly enhances early crime detection, accelerates law enforcement response, and raises public awareness. In conclusion, the system proves effective in supporting systematic and real-time crime prevention strategies. The implication is that this approach can be replicated in other urban areas with high crime rates as part of a broader digital security initiative.
References
F. R. Arfiyan, R. W. S. Insani, and S. Sucipto, “Geofencing Lokasi Rawan Pencurian Sepeda Motor Di Kota Pontianak Berbasis Android,” Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 13, no. 2, pp. 1064–1073, 2024, doi: 10.35889/jutisi.v13i2.1967.
R. Saputra, J. L. Nabillah, K. Yazid, A. Arizki, S. Layali, and M. F. A. Bangun, “Implementasi Hukum Terhadap Kejahatan Begal Yang Dilakukan Anak Di Bawah Umur Di Bekasi,” Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, vol. 2, no. 3, pp. 246–255, 2024, doi: 10.55606/eksekusi.v2i3.1253.
R. Nasution, S. S. Gultom, and F. N. Damanik, “Tinjauan Kriminologis Tentang Kejahatan Begal Yang Menggunakan Senjata Tajam Di Kota Medan,” Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, vol. 2, no. 2, pp. 815–821, 2025, doi: 10.62379/jy2nvb52.
A. Lovrak, T. Pukšec, and N. Dui?, “A Geographical Information System (GIS) based approach for assessing the spatial distribution and seasonal variation of biogas production potential from agricultural residues and municipal biowaste,” Journal Applied Energy, vol. 10, no. 3, pp. 1–12, Jun. 2020, doi: 10.1016/j.apenergy.2020.115010.
T. Aykut, “Determination of groundwater potential zones using Geographical Information Systems (GIS) and Analytic Hierarchy Process (AHP) between Edirne-Kalkansogut (northwestern Turkey),” Journal Groundwater for Sustainable Development, vol. 12, no. 3, pp. 1–16, Feb. 2021, doi: 10.1016/j.gsd.2021.100545.
F. O. Olla, Y. O. L. Rema, F. R. Bobu, and A. K. D. Lestari, “Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Peternakan Ayam Potong Pada Kabupaten Timor Tengah Utara Berbasis Website,” Jurnal Teknologi Informasi, vol. 16, no. 1, pp. 23–34, May 2025, doi: 10.52972/hoaq.vol16no1.p23-34.
A. Y. A. Putra, R. I. Ndaumanu, and F. Suarezsaga, “Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Wisata Menggunakan Metode Prototype,” Jurnal Teknologi Informasi, vol. 15, no. 2, pp. 116–126, Dec. 2024, doi: 10.52972/hoaq.vol15no2.p116-126.
A. Riswandi, I. Zufria, and M. D. Irawan, “Sistem Informasi Geografis Untuk Monitoring Menara Telekomunikasi Menggunakan Metode Haversine Berbasis Android,” Jurnal Ilmiah Binary, vol. 5, no. 1, pp. 15–21, 2023, doi: 10.52303/jb.v5i1.89.
Y. Rahmanto and S. Hotijah, “Perancangan Sistem Informasi Geografis Kebudayaan Lampung Berbasis Mobile,” Jurnal Data Mining Dan Sistem Informasi, vol. 1, no. 1, pp. 19–25, 2020.
H. Suhendi and F. U. Ali, “Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Untuk Pemetaan Jalan Dan Jembatan Di Kota Cirebon,” Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatika, vol. 2, no. 1, pp. 6–15, Jul. 2020, doi: 10.53580/naratif.v2i1.77.
T. K. Febyani and F. Syahar, “Pemetaan Daerah Rawan Kriminalitas di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan,” Jurnal Buana, vol. 8, no. 4, pp. 1052–1061, 2024, doi: 10.24036/buana/3859.
R. Watrianthos, S. Suryadi, Kusmanto, and S. Samsir, “Pemetaan Tingkat Kriminalitas di Indonesia: Analisis Spasial dengan Pendekatan SIG pada Tingkat Provinsi,” Journal Bulletin of Information Technology, vol. 4, no. 3, pp. 353–360, Sep. 2023, doi: 10.47065/bit.v4i3.861.
A. R. Abdurrahman, M. B. Rizki, R. B. Pradana, and A. S. Fitri, “Perancangan Sistem Informasi Geografis Wilayah Rawan Pembegalan Menggunakan Metode Aaod,” Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, vol. 9, no. 1, pp. 1643–1650, Jan. 2025, doi: 10.36040/jati.v9i1.12710.
D. O. Klau, Y. P. K. Kelen, and A. K. D. Lestari, “Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Rawan Kriminalitas Di Wilayah Hukum Polres Malaka Berbasis Web Menggunakan Metode Rapid Application Development (Rad),” Jurnal Riset Teknik Informatika dan Komputer, vol. 5, no. 3, pp. 299–308, Dec. 2023, doi: 10.52005/restikom.v5i3.167.
R. Risawandi and Y. Afrillia, “Geographic Information System Mapping Of Criminality Villed Areas In Lhokseumawe Using K-Means Method,” Journal of Informatics and Telecommunication Engineering, vol. 5, no. 2, pp. 442–451, Jan. 2022, doi: 10.31289/jite.v5i2.6265.
M. Waruwu, “Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method),” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 7, no. 1, pp. 2896–2910, Nov. 2023, doi: 10.36706/jbti.v9i2.18333.
J. Asbullah and S. Samsudin, “Prediksi Harga Cryptocurrency Binance Berdasarkan Informasi Blokchain dengan Menggunakan Algoritma Random Forest,” Jurnal Media Informatika Budidarma, vol. 8, no. 1, pp. 260–271, Jan. 2024, doi: 10.30865/mib.v8i1.7100.
A. Jumjumi and T. Triase, “Rancang dan Bangun Aplikasi Helpdesk Support System berbasis website pada CV. Gyar Indonesia,” Jurnal Ilmiah Besemah Teknologi Informasi dan Komputer, vol. 14, no. 01, pp. 195–204, 2023, doi: 10.36050/betrik.v14i01%20APRIL.26.
A. H. H. Haritsyah and A. M. Harahap, “Sistem Informasi Geografis Pengajuan Wilayah Potensi Investasi Berbasis Web di Dinas PMPTSP Kota Medan,” Jurnal Teknik Informatika, vol. 3, no. 1, pp. 19–30, 2024, doi: 10.56211/sudo.v3i1.484.
S. Suendri, “Implementasi Diagram UML (Unified Modelling Language) Pada Perancangan Sistem Informasi Remunerasi Dosen dengan Database Oracle (Studi Kasus: UIN Sumatera Utara Medan),” Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika, vol. 3, no. 1, pp. 165–175, 2019, doi: 10.30829/ALGORITMA.V2I2.3148.
J. Simatupang and S. Sianturi, “Perancangan Sistem Informasi Pemesanan Tiket Bus pada PO. Handoyo Berbasis Online,” Jurnal Intra-Tech, vol. 3, no. 2, pp. 11–25, 2019, doi: 10.37030/jit.v3i2.56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi diterbitkan berdasarkan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini memungkinkan setiap orang untuk Berbagi: menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam format atau bentuk apapun; Adaptasi: merombak, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk keperluan apa pun, termasuk keperluan komersial, asalkan mereka memberikan pengakuan kepada Penulis Asli atas hasil karya aslinya.











