SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN PAMEKASAN
GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM FOR CAPTURE FISHERIES IN PAMEKASAN REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.52972/hoaq.vol16no2.p130-135Keywords:
persebaran ikan tangkap, sistem informasi, kabupaten pamekasan, sigAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memetakan sebaran potensi wilayah perikanan tangkap di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada tahun 2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan memanfaatkan kombinasi data spasial dan non-spasial. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung aktivitas nelayan serta wawancara mendalam di lapangan, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen statistik perikanan, peta administratif, dan citra satelit. Analisis data dilakukan dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG), melalui teknik overlay untuk menghasilkan representasi spasial wilayah potensi tangkap. Temuan menunjukkan bahwa Kecamatan Tlanakan menjadi wilayah dengan hasil tangkapan tertinggi sebesar 15.585,10 ton. Selanjutnya, Kecamatan Pademawu mencatatkan 3.509,19 ton, diikuti Pasean dengan 3.451,95 ton, Batumarmar sebesar 1.103,33 ton, Galis 805,65 ton, Larangan 506,64 ton, dan Kadur sebagai wilayah dengan volume tangkapan terendah sebesar 23,74 ton. Berdasarkan jenis ikan, hasil tangkapan didominasi ikan demersal sebanyak 11.251,10 ton, disusul ikan pelagis kecil (7.008,30 ton), pelagis besar (4.828,11 ton), binatang air lunak (1.705,99 ton), binatang air keras (726,8 ton), dan ikan karang (95,3 ton). Pemetaan menunjukkan konsentrasi potensi tangkapan yang tinggi di kecamatan pesisir seperti Tlanakan, Pademawu, dan Pasean. Kondisi ini menegaskan pentingnya faktor geografis serta perlunya pengelolaan berbasis spasial untuk mendukung keberlanjutan sektor perikanan tangkap.
This study aims to identify and map the distribution of capture fisheries potential in Pamekasan Regency, East Java Province, in 2024. A descriptive qualitative approach was applied by utilizing both spatial and non-spatial data. Primary data were collected through direct field observations and in-depth interviews with local fishermen, while secondary data were obtained from fishery statistics, administrative maps, and satellite imagery. Data analysis was conducted using Geographic Information Systems (GIS) through an overlay technique to spatially visualize potential fishing zones. Findings indicate that Tlanakan District recorded the highest fish catch volume, totaling 15,585.10 tons. This was followed by Pademawu (3,509.19 tons), Pasean (3,451.95 tons), Batumarmar (1,103.33 tons), Galis (805.65 tons), Larangan (506.64 tons), and Kadur, which had the lowest catch volume at 23.74 tons. In terms of fish types, demersal fish dominated the total catch at 11,251.10 tons, followed by small pelagic fish (7,008.30 tons), large pelagic fish (4,828.11 tons), mollusks (1,705.99 tons), hard-shelled aquatic animals (726.8 tons), and reef fish (95.3 tons). The spatial mapping revealed that coastal districts such as Tlanakan, Pademawu, and Pasean have a high concentration of fishing potential. These results highlight the significant role of geographic factors in determining fishery productivity and emphasize the importance of spatial-based management to support sustainable capture fisheries development.
References
R. Hakim, “Sistem Pemasaran Hasil Perikanan dan Pengentasan Kemiskinan Nelayan Desa Branta Pesisir Pamekasan,” Ekopem Jurnal Ekonomi Pembangunan, vol. 6, no. 3, pp. 71–80, 2021, doi: 10.32938/jep.v6i3.1905.
N. Kholizah, M. Zainuri, and A. Farid, “Analisis Produktivitas Alat Tangkap Cantrang di Pelabuhan Branta Pesisir Tlanakan, Pamekasan Madura,” Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, vol. 15, no. 2, p. 71-79, 2023, doi: 10.15578/jkpi.15.2.2023.71-79.
R. Petrus and S. La Wungo, “Pemetaan Sistem Informasi Geografis Pariwisata di Kabupaten Manokwari Berbasis Web,” Teknologi Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, vol. 14, no. 2, pp. 61–71, 2024, doi: 10.26594/teknologi.v14i2.4876.
P. E. Yastika, I. G. Y. Partama, K. A. Aprianto, and A. A. M. Untari, “Pemetaan Daerah Rawan Banjir Berbasis SIG dan AHP di Perkotaan Singaraja, Bali, ”Region Jurnal Pembangan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, vol. 19, no. 2, pp. 515-531, 2024, doi: 10.20961/region.v19i2.85325.
A. Habibi, S. Utaya, and R. M. Primandani, “Analisis Lokasi Prioritas Ruang Terbuka Hijau Berbantuan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan,” vol. 5, no. 2, pp. 181–194, 2024, doi: 10.53682/gjppg.v5i2.10393.
M. Z. Hardila, D. M. Rondonuwu, and I. L. Moniaga, “Pemodelan Spasial Inundasi Daerah Rawan Bencana Tsunami pada Kawasan Terbangun Pesisir Kota Manado,” Region Jurnal Pembangan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, vol. 19, no. 2, pp. 657-674, 2024, doi: 10.20961/region.v19i2.76581.
S. A. Ikhsan and M. N. Arkham, “Karakteristik Perikanan Tangkap di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura,” Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, vol. 10, no. 2, pp. 107-116, 2020, doi: 10.15578/jksekp.v10i2.8391.
D. Y. Sativa, E. R. Islamiah, and L. A. T. Kalih, “Pemetaan Zona Potensi Penangkapan Rajungan (Portunus Pelagicus) Berbasis Satelit Aqua Modis di Teluk Santong Sumbawa," BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, vol. 16, no. April, pp. 23–34, 2024, doi: 10.15578/bawal.16.1.2024.23-34
Damis, Surianti, Hasrianti, A. R. S. Putri, and Asmidar, “Aplikasi Sistem Informasi Geografis dalam Penentuan Lokasi Budidaya Rumput Laut di Pesisir Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang,” ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut., vol. 4, no. 2, pp. 119–124, 2021, doi: 10.29244/core.4.2.119-124.
C. A. S. Negari, I. Triarso, and F. Kurohman, “Analisis spasial Daerah Penangkapan Ikan dengan Alat Tangkap Gill Net di perairan Pasir, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah,” JUPERTA Jurnal Perikanan Tangkap, vol. 1, no. 03, pp. 1–7, 2017.
A. Ardiansyah and K. Kardono, “Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemetaan Jaringan Pipa dan Titik Properti Pelanggan di PT Aetra Air Tangerang,” Jurnal Ilmiah FIFO, vol. 9, no. 1, pp. 81-89, 2017, doi: 10.22441/fifo.v9i1.1445.
R. W. S. Insani, “Foto 360 dalam Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Wisata di Android,” JITSI Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi, vol. 5, no. 1, pp. 24–29, 2024, doi: 10.62527/jitsi.5.1.219.
F. Fadilah and A. W. Kusuma, “Model Aplikasi Sistem Pemetaan Peredaran Narkoba di Kota Banjarbaru Dengan GeoJSON,” Jutisi Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sistem Informasi, vol. 12, no. 2, pp. 720-728, 2023, doi: 10.35889/jutisi.v12i2.1436.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi diterbitkan berdasarkan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini memungkinkan setiap orang untuk Berbagi: menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam format atau bentuk apapun; Adaptasi: merombak, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk keperluan apa pun, termasuk keperluan komersial, asalkan mereka memberikan pengakuan kepada Penulis Asli atas hasil karya aslinya.











