OPTIMALISASI E-COMMERCE BERBASIS WEBSITE SEBAGAI SOLUSI PEMASARAN PRODUK PERTANIAN DI KABUPATEN SIKKA
WEBSITE-BASED E-COMMERCE OPTIMIZATION AS A MARKETING SOLUTION FOR AGRICULTURAL PRODUCTS IN SIKKA REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.52972/hoaq.vol16no1.p101-108Keywords:
Optimalisasi, E-commerce, Pemasaran, Pertanian, WebsiteAbstract
E-commerce telah menjadi bagian penting dalam ekonomi digital, namun sektor pertanian di Indonesia, termasuk Kabupaten Sikka, masih tertinggal. Petani di daerah ini menghadapi berbagai hambatan, seperti akses pasar yang terbatas, nilai jual produk yang rendah, dan ketergantungan pada distribusi konvensional. Produk pertanian juga memiliki tantangan khusus karena mudah rusak dan bergantung pada faktor alam. Penelitian ini bertujuan mengembangkan platform e-commerce berbasis website untuk memasarkan produk pertanian di Kabupaten Sikka. Tujuannya adalah memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi pemasaran, serta mendorong literasi digital petani agar siap memanfaatkan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan pengembangan perangkat lunak (analisis, desain, implementasi, dan uji coba). Hasilnya menunjukkan bahwa e-commerce mampu meningkatkan visibilitas produk, transparansi harga, efisiensi transaksi, dan memperluas jangkauan pasar. Namun, tantangan tetap ada, seperti rendahnya literasi digital, infrastruktur internet yang belum merata, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan bagi petani.
E-commerce plays a key role in the digital economy, but the agricultural sector in Indonesia—particularly in Sikka Regency—lags behind. Farmers face obstacles like limited market access, low product prices, and dependence on traditional distribution. Agricultural products are also perishable and subject to natural conditions, adding to the challenge. This study aims to develop a web-based e-commerce platform tailored for marketing agricultural products in Sikka. The goal is to expand market access, improve marketing efficiency, and boost farmers' digital literacy and readiness to use such technology. A qualitative descriptive method was used, involving field observation, interviews with farmers and local entrepreneurs, and software development through analysis, design, implementation, and testing stages. The findings show that the e-commerce platform positively impacted product visibility, price transparency, transaction efficiency, and market reach. However, challenges remain, such as limited digital literacy, uneven internet infrastructure, and a lack of training and support for farmers.
References
H. Suryana, “Transformasi Digital dalam Agribisnis: Peluang dan Tantangan untuk Petani Indonesia,” Jurnal Agribisnis Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 123-134, 2018, doi: 10.29244/Agribisnis.vol10no2.p.123-134.
D. Kurniawan and E. Suryani, “Adopsi Teknologi Pertanian Digital di Indonesia: Hambatan dan Strategi Implementasi,” Jurnal Inovasi Pertanian, vol. 8, no. 1, pp. 50-63, 2019, doi: 10.3306/Innofarm.vol8no2.p50-63.
L. Hastuti and S. Wijayanti, “Faktor sosial budaya dalam adopsi teknologi pertanian di Indonesia,” Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, vol. 13, no. 4, pp. 233-245, 2020, doi: 10.19184/Soca.vol13no4.p233-245.
R. Sari and A. Nugroho, “Penerapan teknologi dalam agribisnis untuk peningkatan produktivitas pertanian: Studi kasus di Jawa Barat,” Jurnal Teknologi Pertanian, vol. 15, no. 3, pp. 201-213, 2020, doi: 10.25077/Teknologipertanian.vol15no3.p201-213.
Y. J. Mado, T. W. Mado, and T. I. S. Wanda, “Desain Sistem E-Commerce untuk Peningkatan Penjualan Produk Pertanian,” Jurnal Increate-Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi, vol. 10, no. 1, pp. 1-4, 2024, doi: not available.
D. Susandi, D. Karyaningsih, T. R. Anshar, “Rancang Bangun E-Commerce Produk Pertanian dan Perikanan Berbasis Android,” Jurnal SISFOKOM, vol. 11, no. 3, pp. 387-393, 2022, doi: 10.32736/Sisfokom.vol11no3.p387-393.
W. Krisdayanti, N. Dwi Kusumawati, and R. F. Akbar, “Pemberdayaan Petani Alpukat Desa Tuwiri Kulon Kabupaten Tuban Melalui Penyuluhan Digital Marketing dalam Upaya Akselerasi Perekonomian Desa,” ABIMANYU: Journal of Community Engagement, vol. 3, no. 2, pp. 51-57, 2023, doi: 10.26740/Abimanyu.vol3no2.p51-57.
R. Purwanto, R. Hafsarah, O. Somantri, L. Perdanawanti, and F. Fadilah, “Pemanfaatan Digital Marketing Sebagai Media Informasi Pemasaran Online Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Petani Holtikultura Cilacap,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 5, no. 2, pp. 287-296, 2022, doi: 10.24144/Pkm.vol5n02.p287-296.
T. Josiah, K. Saleh, and Y. Yamin, “Pengenalan dan Pelatihan E-Commerce Sebagai Media Pengembangan Bisnis Bagi Kelompok Wanita Tani-Komunitas Ayo Menanam Indonesia (KWT-KAMI) Bandar Lampung,” I-Com: Indonesian Community Journal, vol. 3, no. 3, pp. 1328-1337, 2023, doi: 10.33379/I-com.vol3no3.p1328-1337.
E. Nurjati, “Peran dan tantangan E-Commerce Sebagai Media Akselerasi Manajemen Rantai Nilai Produk Pertanian,” Forum Penelitian Agro Ekonomi, vol. 39, no. 2, pp. 115-133, 2023, doi: 10.21082/Faevol39no2.p115-133.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi diterbitkan berdasarkan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini memungkinkan setiap orang untuk Berbagi: menyalin dan mendistribusikan kembali materi ini dalam format atau bentuk apapun; Adaptasi: merombak, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk keperluan apa pun, termasuk keperluan komersial, asalkan mereka memberikan pengakuan kepada Penulis Asli atas hasil karya aslinya.











