IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DI INDONESIA.

Authors

  • Dien Novita Jurusan Sistem Informasi, STMIK GI MDP

Keywords:

implementasi, e-Government, EGDI, PBB, KEMKOMINFO

Abstract

Untuk menghadapi perubahan kemajuan teknologi pemerintah Indonesia telah mulai mengimplementasikan e- Government di setiap instansi pemerintah, baik daerah maupun pusat. Implementasi e-Government di Indonesia diawali dengan pembuatan situs web pemerintahan dengan menyediakan layanan online.Tetapi dari kenyataan yang ada, banyak negara yang mengawali program-program e-Government 5-10 tahun yang lalu menyadari bahwa tingkat partisipasi publik dan penggunaan layanan e-Government tetap rendah meski investasi publik yang besar untuk membuat layanan pemerintah tersedia secara online telah dilakukan. Maka dari itu, perlu dilihat bagaimana implementasi e-Government di Indonesia. Implementasi e-Government di Indonesia, menurut lembaga dunia PBB masuk dalam kategori menengah jika ditinjau dari nilai EGDI, yaitu rata-rata sebesar 0,4487 dari tahun 2010-2014. Sedangkan implementasi e-Government di Indonesia, menurut KEMKOMINFO masuk dalam kategori baik jika dilihat dari tingkat provinsi, yaitu rata-rata sebesar 2,5 tahun 2015. Peluang terbesar Indonesia adalah perkembangan penetrasi internet di Indonesia yang luar biasa, sebanyak 55 juta penduduk Indonesia telah mengakses Internet, hampir setengahnya 48% mengakses melalui ponsel, dan sekitar 13% dari perangkat bergerak lainnya. Beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi adalah ketimpangan kualitas infrastruktur, kesiapan pemerintah daerah yang beragam, variasi tingkat melek internet dan teknologi secara umum antar daerah di Indonesia.

References

World Bank. “e-Government for All – Review of International Experience with Enhancing Public Access, Demand and Participation in e- Government Services: Toward a Digital Inclusion Strategy for Kazakhstan”. ISG e- Government Practice Technical Advisory Note (Draft version 30 June 2006).

Liikanen, Erkki. “E-Government and the European Union”. The European Journal for the Informatics Professional, Vol. IV, No. 2.April 2003.

Forman, Mark, e-Government: Using IT to transform the effectiveness and efficiency of government (2005)

ESCAP/APCICT. “Akademi Esensi Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Pimpinan, Modul 3, 2009

National Information Society Agency, Bridging Asia through e-Government,(Asia e- Government Forum 2007, Seoul, Republic of Korea, 20 September 2007).

Novita, Dien. Korelasi Korupsi dan Jumlah Penduduk Terhadap Kesuksesan EGovernment di Suatu Negara. CSGTEIS 2013. Universitas Udayana. Bali. 2013.

Novita, Dien. Faktor-Faktor Penghambat Pengembangan E-Government: Studi Kasus Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan. Jurnal Eksplora Informatika. Vol. 4 No. 1. September 2014. STIKOM Bali.

E-Government Survey 2010, United Nation.

E-Government Survey 2012, United Nation.

E-Government Survey 2014, United Nation.

http://pegi.layanan.go.id/ diakses tanggal 1 Agustus 2016

Downloads

Published

2021-10-17

How to Cite

Novita, D. . (2021). IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DI INDONESIA. Seminar Nasional & Konferensi Ilmiah Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi, 225–229. Retrieved from https://publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/semmau/article/view/88