IMPLEMENTASI METODE BACKWARD CHAINING UNTUK MENENTUKAN LINTASAN TERPENDEK MENUJU TEMPAT WISATA BAHARI DI KABUPATEN ROTE NDAO BERBASIS WEB

Authors

  • Inyong T. P. Y. Lulu Program Studi Teknik Informatika, STIKOM Uyelindo Kupang
  • Max ABR Soleman Lenggu Program Studi Teknik Informatika, STIKOM Uyelindo Kupang

Keywords:

website, Wironda, informasi, efektif, efisien

Abstract

Belum adanya media yang secara tetap mempromosikan dan menginformasikan jalur terpendek menuju tempattempat wisata bahari kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Rote Ndao. Tujuan dari penelitian ini adalah menyajikan informasi wisata berbasis web untuk menentukan jalur wisata terpendek pada lokasi wisata di Kabupaten Rote Ndao menggunakan implementasi metode backward chaining dengan teknik penelusuran depth first search dalam menentukan jalur wisata.Backward chaining [runut balik] merupakan penalaran yang dimulai dari sebuah hipotesis kemudian merunut mundur ke fakta-fakta yang mendukung hipotesis. backward chaining juga dideskripsikan bentuk penalaran mulai dari goal menuju subgoal dengan pemahaman mencapai sebuah goal berarti memenuhi subgoalnya oleh karena itu penalaran backward chaining sering juga disebut top down reasoningDengan dibangunnya web wironda dapat memantu wisatawan dalam menangani proses pengecekan jalur terpendek menuju lokasi wisata bahari. Proses akan dilakukan dengan cepat, tepat dan akurat. Pengecekan jalur terpendek juga bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja apabila terdapat jaringan internet, karena proses pengecekan melalui media online.

References

Ananta, R., 2014, Sistem Aplikasi Kuesioner Penilaian Perkuliahan Menggunakan Metode Forward Chaining dan Backward Chainin, skripsi, Universitas Jember.

Ardiansyah, I., Hakim, D, K,. 2012, Rancang Bangun Aplikasi untuk Menentukan Jalur Terpendek Menggunakan Algoritma Floyd di Lokasi Wisata Purbalingga juita ISSN: 2086- 9398 Vol. II, Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Rote Ndao, 2012, Rote Ndao Dalam Angka 2012.

Giarratano, J., Riley, G., 2005, Expert System Principles and Programming, Boston : Pre- Press Company, Inc.

Pribadi, F. S., Mulwinda, A., 2010, Pencarian Rute Terpendek dengan Menggunakan Algoritma Depth First, Breath First dan Hill Climbing [Study Comparative], Jurnal Kompetensi Teknik Vol. 2, Universitas Negeri Semarang.

Tanjung, A. M., 2013, Perancangan Aplikasi Perbandingan Algoritma Tabu Search Dengan Algoritma A* Pada Jalur Terpendek [Studi Kasus Medan-Sibolga], Pelita Informatika Budi Darma, Volume : V, ISSN : 2301-9425, Limun Medan.

Downloads

Published

2021-10-15

How to Cite

Lulu, I. T. P. Y. ., & Lenggu, M. A. S. . (2021). IMPLEMENTASI METODE BACKWARD CHAINING UNTUK MENENTUKAN LINTASAN TERPENDEK MENUJU TEMPAT WISATA BAHARI DI KABUPATEN ROTE NDAO BERBASIS WEB. Seminar Nasional & Konferensi Ilmiah Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi, 190–195. Retrieved from https://publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/semmau/article/view/82