PERBANDINGAN ALGORITMA DIJKSTRA DAN BEST FIRST SEARCH UNTUK PENENTUAN JALUR APOTEK TERDEKAT

Authors

  • Febi Elvira Messe Teknik Informatika, STIKOM Uyelindo
  • Semlinda Juszandri Bulan Sistem Informasi, STIKOM Uyelindo

Keywords:

algoritma dijkstra, best first search, pencarian jalur terpendek

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan algoritma Dijkstra dan Best First Search dalam mencari jalur apotek terdekat yang dapat dijangkau dengan melihat bobot yang terkecil. Algoritma Dijkstra merupakan algoritma yang digunakan dalam pencarian rute terpendek, sederhana penggunaannya dengan menggunakan simpul-simpul sederhana pada jaringan jalan yang tidak rumit. Dalam menentukan simpul yang berprioritas, algoritma ini membandingkan setiap nilai (bobot) dari simpul yang berada pada satu level. Sedangkan best first search merupakan kombinasi dari beberapa kelebihan teknik depth first search dan breadth first search. Best first search membangkitkan simpul berikutnya dari sebuah simpul yang sejauh ini terbaik diantara semua leaf nodes yang pernah dibangkitkan. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah Visual Basic. Hasil perbandingan dari kedua algoritma untuk penentuan jalur apotek terdekat menunjukkan bahwa algoritma Dijkstra menghasilkan bobot yang lebih kecil daripada algoritma best first search.

References

Suarga, 2006, Algoritma Pemrograman, Andi, Yogyakarta.

Munir, R., 2005, Matematika Diskrit, Informatika, Bandung.

Siang, J.J., 2002, Matematika Diskrit dan Aplikasinya Pada Ilmu Komputer, Andi, Yogyakarta.

Desiani, A., Arhami, M., 2006, Konsep Kecerdasan Buatan, Andi, Yogyakarta.

Suyanto, 2007, Artificial Intelligence Searching, Reasoning, Planning dan Learning, Informatika, Bandung.

Downloads

Published

2021-10-15

How to Cite

Messe, F. E. ., & Bulan, S. J. . (2021). PERBANDINGAN ALGORITMA DIJKSTRA DAN BEST FIRST SEARCH UNTUK PENENTUAN JALUR APOTEK TERDEKAT. Seminar Nasional & Konferensi Ilmiah Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi, 81–86. Retrieved from https://publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/semmau/article/view/64