EKSTRASI FITUR BERBASIS HISTOGRAM UNTUK IDENTIFIKASI CITRA TENUN IKAT NTT

Authors

  • Marinus I. J. Lamabelawa Program Studi Teknik Informatika, STIKOM Uyelindo Kupang
  • Petrus Katemba Program Studi Teknik Informatika, STIKOM Uyelindo Kupang

Keywords:

citra tenun, tekstur,, ekstraksi fitur, histogram, jarak euclidean

Abstract

Tenun ikat NTT sebagai salah satu daya tarik wisata budaya, saat ini sudah menjadi ikon nasional di bidang fashion. Cirikhas tenun ikat terletak pada bahan dasar, proses pembuatan, pewarnaan, dan penentuan motif. Motif sangat dipengaruhi oleh daerah asal, letak geografis kepulauan, keadaan alam, dan struktur masyarakat. Hasil tenun ikat dengan motif yang sama bisa jadi mempunyai harga dan kualitas berbeda. Hal ini tergantung dari bahan dan pewarna tenun. Citra tenun yang memiliki sifat tekstur dapat dianalisis melalui pengolahan citra digital. Pada penelitian ini dilakukan analisis untuk mendapatkan tekstur citra melalui ekstraksi fitur. Metode ekstraksi fitur yang dikaji adalah ekstraksi fitur berbasis histogram. Metode ekstraksi fitur berbasis histogram dengan menghitung nilaiskewness, energy, entrophy, dan smoothness. Selanjutnya dibandingkan dengan metode deteksi tepi. Hasil perbandingan yang terbaik digunakan sebagai model ekstraksi fitur untuk sistem temu kembali berbasis konten atau Content Based Image Retrieval System(CBIRS). Berdasarkan hasil ekstraksi fitur histogram terhadap 60 citra uji dalam 2 ukuran berbeda yang berasal dari motif yang berbeda-beda didapat nilai skewness, energy, entropi, dan smoothness yang bervariasi. Pada pengujian terhadap 20 citra uji (citra query) dengan 120 citra latih (citra database) dengan jarak euclidean, nilai kemiripan lebih baik menggunakan metode histogram dibandingkan metode ekstraksi dengan deteksi tepi. Pada perhitungan nilai akurasi identifikasi dengan precision, recall, dan accuracy secara rata-rata metode histogram lebih baik daripada metode deteksi tepi. Persentasi relatif histogram dibandingkan dengan deteksi tepi adalah nilai Precison 13,2 %, nilai Recall 12,83%, dan nilai Accuracy 19,11%.

References

Lamabelawa, M.I.J, dan Malelak,Y., 2012, Sistem Temu Kembali Tenun Ikat NTT Dengan Transformasi Wavelet, Proceedings-Seminar Nasional Sains dan Teknik (SAINSTEK)-UNDANA, 13-11-2012, Kupang, Indonesia, 157-163.

Lamabelawa, M.I.J dan Tjiptabudi, F., 2013, CBIRS Kayu Cendana Dengan Transformasi Wavelet Diskret, Jurnal HOAQ-Teknologi Informasi, STIKOM Uyelindo. 2(1):57-64.

Malelak,Y dan Lamabelawa, M.I.J., 2014, Analisis Deteksi Tepi Untuk Identifikasi Citra Tenun Ikat NTT, Jurnal HOAQ-Teknologi

Informasi, STIKOM Uyelindo Kupang, 2014, 4(3):244-249.

Kusmaryanto, S., 2014, Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Untuk Pengenalan Wajah Metode Ekstraksi Fitur Berbasis Tekstur,Jurnal

EECCIS. 8( 2):193-198.

Gonzales, R.C. dan Woods,R.W., 2008, Digital Image Processing, Third Edition, Prentice Hall, Pearson, Education Inc, New Jersey, USA.

Munir, R.,2004, Pengolahan Citra Digital dengan Pendekatan Algoritmik, Informatika, Bandung.

Darma, P., Pengolahan Citra Digital, Andi, Yogyakarta, 2010

Kadir, A dan Susanto, A.,2013, Teori dan Aplikasi Pengolahan Citra,Andi, Yogyakarta.

Das,S.,Garg,S.,Sahoo,G., 2012,Comparison of Content Based Image Retrieval Systems Using Wavelet and Curvelet Transform, The

International Journal of Multimedia & Its Applications (IJMA),4(4):137-154.

Downloads

Published

2021-10-15

How to Cite

Lamabelawa, M. I. J. ., & Katemba, P. . (2021). EKSTRASI FITUR BERBASIS HISTOGRAM UNTUK IDENTIFIKASI CITRA TENUN IKAT NTT. Seminar Nasional & Konferensi Ilmiah Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi, 31–36. Retrieved from https://publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/semmau/article/view/57