SISTEM TEMU BALIK DOKUMEN TEKS MENGGUNAKAN METODE BOOLEAN DAN TERM WIGHT TF.IDF
Keywords:
sistem temu kembali, boolean, tf-idf, hukum, polsekAbstract
Kepolisian Sektor (Polsek) Satarmese merupakan markas kepolisian yang bertugas untuk melindungi dan mengayomi masyarakat di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Setiap bulannya ada 3 hingga 5 kasus pelanggaran hukum yang harus ditangani Polsek Satarmese. Setiap kasus memiliki dokumen yang harus diolah dan disimpan oleh Polsek Satarmese. Dokumen yang tersimpan sejak tahun 1997 hingga tahun 2016 berjumlah lebih dari 500 dokumen. Dokumen-dokumen tersebut hanya disimpan menggunakan arsip yang belum terkomputerisasi sehingga menyulitkan petugas kepolisian di Polsek Satarmese jika ingin mencari dokumen yang diperlukan untuk penyelidikan atau keperluan lainnya. Untuk mempercepat proses pencarian maka diperlukan sebuah sistem yang dapat mengidentifikasi dan memanggil suatu dokumen dalam suatu penyimpanan seperti sistem temu balik (information retrieval). Ada beberapa metode dalam sistem temu balik informasi, salah satunya adalah Metode Boolean. Kelebihan metode Boolean dari metode lainnya adalah kecepatannya dalam proses pencocokan. Metode Boolean merupakan suatu cara mengekspresikan keinginan pemakai ke sebuah query dengan memakai operator-operator Boolean yaitu: “and”,”or”, dan “not”. Pada Metode Boolean, query diproses sesuai dengan operator yang digunakan dan dokumen diperingkat berdasarkan bobot dari dokumen menggunakan metode pembobotan tf-idf. Masing-masing term (kata) diberi bobot baik terhadap dokumen tempat term tersebut berada maupun terhadap dokumen-dokumen lain yang ada. Sistem temu balik dokumen pelanggaran hukum ini berbasis web sehingga dapat diakses dimana saja dan dapat membantu petugas kepolisian mencari informasi dari dokumen yang disimpan secara cepat, serta dokumen dari hasil pencarian dapat diurutkan berdasarkan bobot informasinya. Performansi menunjukan exact match dalam temu balik dimana precission dan recall bernilai 1.
References
Nadirman, F., 2006. Sistem Temu Kembali Informasi Dengan Metode Vector Space Model Pada Pencarian File Dokumen Berbasis Teks, Tugas Akhir, Unpublished, Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Luis, D., 2015. Perancangan Information Retrieval System Dengan Metode Extended Boolean Dan Savoy, Tugas Akhir, Unpublished, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan.
Lake, L.K., 2015, Information Retrieval System Dokumen Teks Abstrak Skripsi Dengan Metode Pembobotan Tf-Idf Dan Pengukuran Similarity Menggunakan Vector Space Model, Tugas Akhir, Unpublished, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.
Purwandari, S.S.S., 2012, Rancang Bangun Search Engine Tafsir Ayat- Ayat Al- Quran yang Sesuai dengan Dokumen Teks Berbahasa Indonesia Menggunakan Metode Jaccard Similarity, Tugas Akhir, Unpublished, Universitas Islam Negeri Malang.
Rijsbergen, C.J., 1979, Information Retrieval, Second Edition, Butterworths, London
Greengrass, E., 2000, Information Retrieval: A Survey, Online, URL = https://www.csee.umbc.edu/csee/research/cadip/r eadings/IR.report.120600.book.pdf diakses pada tanggal 22 September 2017
Baeza-Yates, R., Riberio-Neto, B., 1999, Modern Information Retrieval, ACM. Press, New York: ANSI.
Manning, C.D., Raghavan, P., dan Schutze, H., 2009, Introduction to Information Retrieval, Cambridge University Press.
Ingwersen, P., 1992, Information Retrieval Interaction, London, Taylor Graham Publishing, URL= http://www.db.dk/pi/iri diakses pada tanggal 9 April 2017.
Robertson, S.E., 2005, Understanding Inverse Document Frequency: On theoretical arguments for IDF, Journal of Documentation, Vol. 60, pp. 502–520.
Lu, G., 1999, Multimedia Database Management Systems, Artech House Inc. Canton Street.
Kadir, A., 2014, Pengenalan Sistem Informasi Edisi Revisi, Andi Offset, Yogyakarta.
Pressman, R.S., 2001, Software Engineering : A Practitioner’s Approach 5th Edition, McGraw Hill, New York


