KONSEP CARA PEMBERANTASAN HAMA TANAMAN KAKAO DENGAN METODE MULTIMEDIA DEVELOP LIFE CYCLE GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN KAKAO BERBASIS ANDROID
Keywords:
Cara pemberantasan hama, Tanaman Kakao, Multimedia Develop Life Cycle, AndroidAbstract
Cara pemberantasan kakao yang dilakukan oleh petugas Penyuluh Lapangan (PPL) hanya dengan menjelaskan secara umum dan menggunakan gambar sebagai media pengenalan jenis hama dan cara pemberantasan namun para petani mengalami kesulitan dalam mengenali jenis hama ketika kembali ke kebun. Kesulitan dalam pemahaman pengenalan jenis hama dan cara pemberantasannya tersebut di karenakan para petani mengalami kejenuhan saat mengikuti penyuluhan tersebut. Dari pengamatan yang dilakukan terlihat bahwa durasi penyuluhan sekitar 2 jam dan pada 30 menit awal ada beberapa dari masyarakat yang meninggalkan tempat penyuluhan, lalu 1 jam kemudian lebih banyak lagi yang meninggalkan tempat penyuluhan. Setelah di wawancarai, beberapa dari masyarakat yang meninggalkan ruangan menggatakan bahwa penyuluhan sangat menjenuhkan dan banyak dari mereka yang tidak bisa membaca sehingga materi penyuluhan yang di sampaikan oleh petugas melalui pemflet dan LCD tidak bisa mereka pahami dengan baik. Penyampaian simulasi dalam bentuk pamplet dan poster tersebut dirasakan kurang efisien dan terkesan menjenuhkan. Kami menyimpulkan bahwa perlu adanya simulasi yang menarik dan tidak membosankan sehingga masyarakat dapat memahami dengan baik. Dengan kurangnya pemahaman petani tentang jenis hama dan cara pemberantasanya dapat menyebabkan produksi tanaman kakao menurun sehingga pendapatan para petanipun berkurang, hal ini berpengaruh pada lemahnya pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat yang mata pencaharian utamanya adalah petani kakao. Dengan memanfaatkan Multimedia Develop Life Cycle secara mobile menggunakan sistem operasi Android agar dapat membantu para petani kakao mengenal gejala penyerangan hama dan cara pemberantasan hama tersebut sehingga produksi kakao meningkat yang akan berpengaruh terhadap nilai jual kakao dan peningkatan kesejahteraan petani. Teknologi mobile dengan system operasi Android dapat dimanfaatkan dalam dunia penyuluhan yakni sebagai alat bantu proses dalam melakukan sosialisasi dengan 80% dari para responden yang adalah petani menjawab sangat baik dan untuk kategori baik mendapat jumlah paling kecil (20%) sedangkan untuk kategori kurang baik dan tidak baik, tidak mendapatkan nilai. Aplikasi pembelajaran ini diperlukan sebagai penunjang untuk membantu pemahaman para petani dikarnakan aplikasi pembelajaran ini lebih menarik, interaktif, efisien dan efektif.
References
Astutik, R. D. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran Membaca Aksara Jawa Berbasis Macromedia Flash Untuk Siswa Kelas VII SMP I. Malang: Program Pasca Sarjana Universitas Negri Malang
Azhar, A. (2007). Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Chandra. (2012). Action Script Flash CS5. Palembang: Maxikom
Santyasa, I. W. (2007). Landasan Konseptual Media Pembelajaran Workshop. Bali: Universitas Pendidikan Ganesha.
Septrianti, & windarto, y. (2013). Multimedia pembelajaran Teknik Budidaya Jamur Tiram. Jakarta: Universitas Kristen Krida Wacana
Susilana, Rudi, & Rinaya, C. (2007). Media Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima
Zaenudin. (2004). Budi Daya Kakao. Jember: Direktorat Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia


