PERBANDINGAN EKSTRAKSI TEKSTUR CITRA DENGAN METODE STATISTIK ORDE I DAN STATISTIK ORDE II UNTUK PEMILIHAN BENIH JAGUNG

Authors

  • Antonius Yosef Tampani Program Studi Teknik Informatika Strata Satu, STIKOM Uyelindo Kupang
  • Petrus Katemba Program Studi Teknik Informatika Strata Satu, STIKOM Uyelindo Kupang

Keywords:

benih jagung, citra digital, GLCM, color moment, tekstur

Abstract

Permasalahan dalam menentukan pemilihan benih jagung untuk penanaman kembali, khususnya jagung di Nusa Tenggara Timur sampai saat ini masih menjadi persoalan penting. Hal yang mempengarungi kualitas benih jagung yaitu ditemukan biji yang rusak, biji yang kusam, biji yang kotor, dan biji yang patah akibat proses pengeringan dan pemipilan. Penentuan kualitas biji jagung biasa dilakukan secara manual dengan pengamatan visual. Sistem manual membutuhkan waktu yang lama dan menghasilkan produk dengan mutu yang tidak konsisten karena keterbatasan visual, kelelahan, dan perbedaan persepsi masing-masing pengamat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perbandingan ekstraksi tekstur citra dengan metode statistik orde I (color moment) dan statistik orde II (GLCM) untuk pemilihan benih jagung. Statistik orde I (color moment) menunjukan probabilitas kemunculan nilai derajat keabuan piksel pada suatu citra, sedangkan statistik orde II (GLCM) menunjukan probabilitas hubungan ketetanggaan antara dua piksel yang membentuk sebuah matriks kookurensi dari data citra tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat membantu proses klasifikasi dalam menentukan benih jagung. Algoritma ????-Nearest Neighbor (????-NN) yang digunakan pada penelitian untuk melakukan klasifikasi terhadap objek citra yang akan diteliti. Hasil penelitian ini berhasil dilakukan menggunakan k-Nearest Neighbor (k-NN) dengan jarak euclidean distance dan k=1 dengan hasil ekstraki color moment mendapat akurasi tertinggi yaitu 88% dan hasil ekstraksi ciri GLCM untuk ciri homogenitas sebesar 75.5%, korelasi sebesar 78.67%, kontras sebesar 65.75% dan energy sebesar 63.83% dengan akurasi rata-rata sebesar 70.93%.

References

Anggraini, 2008. Pendugaan Mutu Fisik Jagung dengan Jaringan Saraf Tiruan menggunakan Parameter Warna Pada Pengolahan Citra Digital. Jurnal Volume ke-1. Padang (ID) : UNAND Padang.

Supriatna, A. 2009. Identifikasi Mutu Fisik Jagung dengan menggunakan Teknologi Pengolahan Citra Digital dan Jaringan Syaraf Tiruan. Volume ke-31. Bogor (ID) : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Bogor.

Agrologi, 2012. Mutu Fisiologis Jagung Tehadap Pembenihan, Jurnal Volume ke-11. Bogor (ID) : IPB Bogor.

Purnomo, 2010. Konsep Pengolahan Citra Digital dan Ekstraksi Fitur. Yogyakarta (ID) : Graha Ilmu Yogyakarta.

Maria, 2010. Klasifikasi Kualitas Biji Kopi menggunakan Pengolahan Citra dan Fuzzy Logic. Skripsi. Surabaya (ID) : Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Bilaut, CA. 2015. penentuan kualitas biji jagung untuk pembenihan berdasarkan tingkat kecerahan warna menggunakan support vector machine. Skripsi. Kupang (ID) : Stikom Uyelindo Kupang.

Agmalaro, AM. 2012. Identifikasi Tanaman Buah Tropika Berdasarkan Tekstur Permukaan Daun menggunaka Jaringan Syaraf Tiruan. Jurnal Volume ke-2. Ilmu Komputer Agri Informatika. Bogor (ID) : IPB Bogor.

Han, J. Kamber, M. Pei, 2012. Data Mining Concept and Technique Edisi 3. Morgan Kaufmann. Amerika (US) : USA.

Downloads

Published

2021-10-17

How to Cite

Tampani, A. Y. ., & Katemba, P. . (2021). PERBANDINGAN EKSTRAKSI TEKSTUR CITRA DENGAN METODE STATISTIK ORDE I DAN STATISTIK ORDE II UNTUK PEMILIHAN BENIH JAGUNG. Seminar Nasional & Konferensi Ilmiah Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi, 370–380. Retrieved from https://publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/semmau/article/view/110