SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DI PERBATASAN LAUT SAWU NUSA TENGGARA TIMUR

Authors

  • M. Nurhudah Program Studi Teknik Informatika Strata Satu, STIKOM Uyelindo Kupang
  • Yampi R. Kaesmetan Program Studi Teknik Informatika Strata Satu, STIKOM Uyelindo Kupang
  • Remerta Noni Naatonis Program Studi Teknik Informatika Strata Satu, STIKOM Uyelindo Kupang

Keywords:

BKKPN, Konservasi, Laut Sawu, Pemetaan, SIG

Abstract

Wilayah Laut Sawu yang berada pada Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan kawasan Circum-Pasifik dan terletak pada Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Banyak faktor penyebab keadaan ini, Dengan adanya upaya perlindungan spesies bagi mamalia laut, harus adanya suatu pembentukan dan penetapan terhadap suatu batasan daerah kawasan perairan konservasi Laut Sawu, serta sebagai suatu penetapan dalam suatu kawasan yang menjadi kawasan perairan Laut Sawu yang harus dilindungi. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat suatu sistem infomasi geografis dalam kawasan konservasi perairan di perbatasan Laut Sawu Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan website sebagai sarana antarmuka penguna. Dengan melakukan analisa pengelompokkan potensi habitat dan spesies menggunakan metode algoritma K-Means sehingga mempermudah dalam melihat potensi habitat dan spesies dalam setiap zona konservasi perairan perbatasan Laut Sawu Nusa Tenggara Timur. Pada penelitian ini terdiri dua tahap pengumpulan data yatu data primer dengan melakukan wawancara untuk menggali sumber pengetahuan dari pegawai dari Kantor Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) di Kupang. sedangkan data sekunder yaitu dengan studi literatur dengan mempelajari referensireferensi terkait dengan penelitian ini. Pada penelitian ini pun terdapat beberapa tahap analisis yang dilakukan yaitu analisis sistem berupa analisis masalah, pemecahan dan kebutuhan, kemudian langkah selanjutnya adalah perancangan sistem secara keseluruhan, lalu sistem siap untuk diimplementasikan, selanjutnya akan dilakukan pengujian sistem apakah berjalan sesuai dengan tujuan penelitian. Apabila sistem menunjukkan hasil yang valid, maka selanjutnya akan di validasikan data tersebut lalu di lakukan evaluasi. Sehingga menjadikan suatu hasil layanan informasi yang berupa peta spasial di Perairan kawasan konservasi Laut Sawu, yang mudah diakses, diketahui, dimengerti dan dipahami oleh masyarakat maupun petugas terkait dalam menjaga dan melestarikan batas wilayah yang termasuk dalam perairan konservasi.

References

Suparta. A., Widiowati. N., Natalia. R., 2013, Taman Nasonal Laut Sawu Di Provinsi Nusa Ten ggara Timur, Journal of Conservation,No.5, Vol.1 http://repository.ipb.ac.id/handle/1234567 89/22249/paper.pdf

Susanto. H., A., 2011, Progres Pengembangan Sistem Kawasan Konservasi Perairan Indonesia.ProcedingCoral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food SecurityJakarta [ID]: USAID-CTSP

Hotty. R., M., I., 2015, Minat Wisata Cetasean Di Taman Nasional Perairan Laut Sawu Nusa Tenggara Timur, [Program Pasca Sarjana], Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana Kupang.

Ichtiara. C., 2008, Implementasi Aplikasi Sistem, [Skripsi],Fakultas Teknik Elektro, Universitas Indonesia.

Busro. H., 2013, Pemetaan Sifat-Sifat Tanah Menggunakan WebGIS di Kecamatan Patrang Sumbersari dan Ajung di Kabupaten Jember, [ Program Pasca Sarjana], Ilmu Tanah, Universitas Jember, Jawa Timur.

Downloads

Published

2021-10-17

How to Cite

Nurhudah, M. ., Kaesmetan, Y. R. ., & Naatonis, R. N. . (2021). SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DI PERBATASAN LAUT SAWU NUSA TENGGARA TIMUR. Seminar Nasional & Konferensi Ilmiah Sistem Informasi, Informatika & Komunikasi, 350–358. Retrieved from https://publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/semmau/article/view/107